Tidak hanya berdiskusi terkait tiga hal tersebut, dalam rangkaian workshop itu juga terdapat forum sharing alumni Teknik Fisika.
Jakarta [UNAS] – Program studi Teknik Fisika telah berkembang dan terbentuk tidak hanya di ITB, ITS dan UGM, namun juga di Universitas Telkom, Universitas Nasional, Universitas Surya dan Sekolah Tinggi Teknologi Mutu Muhammadiah. Perkembangan ini perlu dikelola dengan saling berbagi pengalaman di masing-masing universitas tersebut untuk pengembangan program studi dan meningkatkan kerjasama antara penyelenggara program studi tersebut.

Berdasarkan hal itu, maka tiap tahunnya pun digelar workshop sharing and bencmarking kurikulum Tekni Fisika se-Indonesia. Tahun ini, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) di Hotel Eastparc, Yogyakarta pada Kamis, 14 Agustus 2014 lalu. “Kegiatan workshop ini dihadiri oleh ketua program studi teknik fisika dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Nasional, Universtias Gadjah Mada (UGM), Universitas Telkom, STTM Tangerang, Universitas Surya, serta Universitas Hasanudin. Selama acara berlangsung masing – masing dari kami memaparkan perkembangan dari program studi teknik fisika. Selain itu juga ada forum sharing antar alumni,” jelas Kepala Program Studi Teknik Fisika, Fakultas Teknik dan Sains Universitas Nasional, Fitria Hidayanti, S.Si.,M.Si, Selasa (9/9).

Workshop yang dibuka langsung oleh Ketua Program Studi Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Ir. Sunarno, Ph.D ini diikuti oleh delegasi Universitas Nasional yang terdiri dari, Dekan Fakultas Teknik dan Sains (FTS), Ir. Ajat Sudrajat, M.T, Kepala Program Studi Teknik Fisika FTS Unas, Fitria Hidayanti, S.Si.,M.Si, Dosen Teknik Fisika Unas, Dr. Vekky R.repi, ST.,MT, Erna Kusuma Wati, S.Pd.Si.,M.Sc, dan alumni program studi Teknik Fisika Unas, Ir. Puji Sulistyono, MT.

Acara yang juga dihadiri oleh Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Teknik Fisika se-Indonesia ini memiliki beberapa tujuan penting, yaitu bertukar pikiran terkait perkembangan kurikulum program studi Teknik Fisika se Indonesia dan industri pengguna lulusan prodi Teknik Fisika, diskusi kemungkinan pembentukan dan pemantapan asosiasi penyelenggara pendidikan Teknik Fisika se Indonesia, dan diskusi kemungkinan pengembangan kerjasama antara penyelenggara pendidikan Teknik Fisika se – Indonesia.

Tidak hanya berdiskusi terkait tiga hal tersebut, dalam rangkaian workshop itu juga terdapat forum sharing alumni yang dipimpin langsung oleh delegasi Green Building Council Indonesia GBCI, Ir. Rana Yusuf Nasir. Dalam kesempatan ini, Program Studi Teknik Fisika Unas menunjuk salah satu alumni yang kini telah bekerja di bidang MIGAS Santos, Ir. Puji Sulistyono, M.T Selama forum diskusi alumni berlangsung, Puji memaparkan tentang pentingnya peran lulusan Teknik Fisika di bidang oil dan gas dunia.

Sementara itu, berkaitan dengan workshop yang digelar oleh UGM, pada 21 Agustus 2014, akhirnya kembali digelar pertemuan pembahasan Kurikulum Teknik Fisika se – Indonesia. Berbeda dengan sebelumnya, acara yang dihadiri oleh perwakilan program studi Teknik Fisika Unas, Dr. Vekky R.Repi, S.T.,M.T tersebut dilaksanakan di Institut Teknologi Bandung (ITB). “Pertemuan ini merupakan tindaklanjut dari pembahasan rencana jangka pendek dan janga panjang yang telah disampaikan oleh Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Teknik Fisika se – Indonesia, yaitu Prof. Ir. Totok Soehartanto, DEA,” ujar Vekky.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *