Jakarta (UNAS) – Eco Power Booster, atau yang terkenal dengan sebutan EPB merupakan alat penghemat bahan bakar untuk kendaraan bermotor dengan memanfaatkan air untuk membangkitkan energy listrik yang kini keberadaannya mulai merambah ke kancah Internasional. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kapten kapal laut Vietnam ke Universitas Nasional beberapa waktu lalu.

Kunjungan yang bertujuan untuk menjalin kerjasama terkait pembelian serta penggunaan Eco Power Booster ini berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 11 – 12 Agustus 2012. “kita kedatangan delegasi Vietnam Mr. Fu Quang,seorang Kapten Kapal Laut yang tertarik dengan uji coba EPB yang pernah saya lakukan di Cirebon pada Juli lalu,” ungkap Dekan Fakultas Teknik dan Sains Universitas Nasional, Ir. Ajat Sudrajat, MT saat ditemui di Ruang Dekan FTS, Blok IV Lantai 2, Senin (13/8).

Tidak hanya tertarik pada hasil ujicoba EPB saja, Ajat juga menjelaskan bahwa Vietnam merupakan negara yang tidak jauh berbeda dengan Indonesia, dimana penduduknya juga banyak yang bekerja sebagai nelayan. Oleh karena itu, Eco Power Booster (EPB) yang saat ini dikembangkan khusus pelaut sangat cocok dengan kebutuhan di negara Vietnam. “EPB terbaru ini, sengaja dirancang khusus untuk penggunaan di laut, karena kita ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat terutama bagi nelayan untuk memudahkan mereka ketika melaut,” imbuh Ajat.

Dalam ujicoba EPB di Cirebon pada 2 Juli 2012 lalu, Dekan FTS Unas ini membuktikan adanya penghematan bahan bakar hingga 50 persen. Hal tersebut tentunya akan membantu nelayan, karena jika dalam sekali melaut para nelayan harus mengeluarkan biaya bahan bakar sebesar 800 ribu rupiah, dengan menggunakan Eco Power Booster diharapkan dapat menekan pengeluaran tersebut. “Alhamdulillah, nelayan di Cirebon yang telah menggunakan EPB kemarin merasa puas dan menerimanya dengan baik. Terlebih mereka juga mengungkapkan EPB memberikan kekuatan yang maksimal pada mesin tua yang digunakan,” papar Ajat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *